Resensi Film “Don’t Breath” : Jangan Main-Main dengan Orang Buta

Fade Alvarez sekali lagi membuktikkan bahwa ia seorang masterpiece untuk film bergenre thriller, setelah sebelumnya berkreasi dengan remake Evil Dead (2013) yang dipenuhi galonan darah. Kali ini, Alvarez membuat alterego dari Daredevil, sebagai wujud kakek tua renta veteran militer yang rumahnya dijadikan target perampokan oleh tiga orang ‘anak baru gede’.

Cerita bermula tatkala Money (Daniel Zovatto) menemukan informasi mengenai alterego Daredevil (Stephen Lang) – The Blind Man yang memiliki sejumlah uang jutaan dolar di dalam rumah tua nya. Maka, Rocky (Jane Levy) dan Alex (Dylan Minnette) turut serta bergabung dalam aksi perampokan yang nantinya akan dipenuhi aksi mematikan dan permainan petak umpet sepanjang sembilan puluh menit.

Setting : Berbicara mengenai setting tempat di rumah tua, nampaknya Alvarez belum mau move on dari Evil Dead dan senang mengeksplorasi bagaimana rumah dijadikan sebagai tempat kejadian perkara. Dengan memanfaatkan ruang sempit dan satu lokasi, tentunya sesak napas dan kejar-kejaran semakin bikin jantung memburu, sepanjang film rasanya memang sulit untuk bernapas selama menonton Don’t Breath.

Karakter : Ini kisah dua anak yang tidak bahagia dengan kehidupannya ditambah satu anak yang masih pubertas dan ingin ikut nakal. Mengenai pendalaman karakter, aksi segerombolan pencuri amatir berhasil dimainkan dengan baik oleh Zovatto, Levy dan Minnette. Walau dirasanya telalu cepat mengakhiri karakter Zovatto, dan sudah dipertunjukkan terlebih dahulu pula di trailer-nya. Karena berhubung sepanjang film para karakter ini hanya bermain petak umpet, jadi tidak terlalu masalah dengan karakter yang tipis dan tampak ‘just regular people trapped in a fucked up stupid situation” walau tetap yang mencuri perharian adalah Levy dan Lang sendiri. Lang sebagai pria buta dengan suara nge-bass membikin semakin getir dan panas saja menonton film ini.

Story : Yang paling membuat kejutan adalah twist-nya yang membuat darah semakin mendidih. Ketika sepanjang lima puluh menit awal Rocky dan Alex berusaha bermain petak umpet dengan si pria buta, ternyata diketahui si buta ini juga kriminal yang menyekap seorang wanita (pelaku penyebab tewasnya anak si buta) ; horor semakin menjadi-jadi ketika adegan memasuki mode night vision – terlalu banyak adegan yang membikin sesak napas, brutal, dan menegangkan.

Alvarez tahu betul cara mempermainkan horor thrill. Sensasi klaustrofobia dan rasa frustasi yang mencekam berhasil masuk ke dalam setiap frame adegan di Don’t Breath. Salah satu film yang bisa dijadikan rujukan adalah You’re Next, dengan setting yang sama, cerita yang sama, tetapi lebih brutal, sadis dan mengerikan. Setidaknya tahun ini, Don’t Breath masuk ke dalam jajaran list film memorable.

Don’t Breath (2016) |  Durasi : 88 menit | Sutradara : Fade ALvarez | Negara :USA | Pemeran : Stephen Lang, Jade Levy, Dylan Minnette, Daniel Zovatto

Leave A Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *