Marlina The Murderer in Four Acts: Menyingkap Budaya Partiarki dibalik Panorama Pulau Sumba

Marlina The Murderer in Four Acts mempersembahkan kisah seorang janda yang ditinggal mati suaminya tiba-tiba, melalui empat babak: The Robbery, The Journey, The Confession dan The Birth – yang membawa dirinya lebih jauh mengenal ketimpangan hubungan relasi kuasa atas gender. Mouly Surya, selaku sutradara menghadirkan kisah penuh dendam yang diselimuti budaya patriarki dibalik visual luas…

Continue Reading

Resensi Buku “Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas” : Sufisme Seksual

Berahi manusia kerap kali dimaknai Eka Kurniawan sebagai perangai nafsu yang tidak hanya dalam konteks erotisme namun realisme juga, terbukti melalui dua bukunya, Cantik itu Luka (2002) dan Lelaki Harimau (2004). Setelah sepuluh tahun absen dalam dunia penulisan kini ia kembali menceritakan bagaimana aktivitas seksual sebagai perwujudan dari kemarukan manusia dalam buku terbarunya Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar…

Continue Reading