Press "Enter" to skip to content

Category: RESENSI FILM

Kumpulan artikel resensi film pilihan penulis, bisa dalam bentuk resensi maupun daftar rekomendasi tontonan pilihan dari berbagai genre dan topik.

Film Selamat Pagi Malam (2014) – Review

Selamat pagi Malam_kukuhgiaji

Selamat Pagi Malam (2014) berkisah Gia (diperankan oleh Adinia Wirasti), gadis berusia 32 tahun yang telah menetap lama di kota New York dan memutuskan untuk menetap di kota Jakarta yang dianggapnya sebagai tempatnya untuk pulang dan hendak bertemu dengan Naomi (diperankan oleh Marissa Anita) teman lamanya dari New York sementara itu dibelahan lain kota Jakarta, Indri (diperankan oleh Ina panggabean) adalah seorang karyawati penjaga handuk disebuah gym besar dan hendak kencan buta dengan seorang pria kaya yang dikenalnya melalui media sosial lalu disudut lain kota Jakarta ada Ci Surya (diperankan oleh Dayu Wijanto), seorang ibu rumah tangga yang baru kehilangan suaminya yang dikenal sebagai pengusaha sukses, Koh Surya namun kenyataan pahit membuka tabir bahwa suaminya telah berselingkuh dengan seorang wanita lain bernama Sofia (diperankan oleh Dira Sugandi).

Film Marmut Merah Jambu (2014) – Review

Marmut Merah Jambu_kukuhgiaji

Apasih rasanya jatuh cinta?…”Memikirkan seseorang setiap saat, gelisah disaat didekatnya, jantung berdetak tidak karuan menantinya, semacam batin tidak tenang ataupun gelisah atas hormon-hormon yang membentuk rasa itu: rasa cinta”. Semacam tidak ada kata rasional ketika mengalaminya: rasa sedih, marah, rindu, kecewa menjadi satu pelampiasan didalam seorang tokoh laki-laki bernama Dika atau Raditya Dika (diperankan oleh Christoffer Nelwan) yang menginjak masa remaja SMA.

Kumpulan Film Pendek Festival Film Solo 2014

Bersama dengan teman saya petualangan terjadi, sebagai delegasi dari Cinematography Club Fikom Unpad (CCFikomUnpad) sudah barang tentu saya harus menghadiri PEMBUKAAN FESTIVAL FILM SOLO 2014, rabu/ 7 Mei 2014 lalu. Kepanasan akibat udara di Kota Solo hampir menyurutkan kaki saya untuk melangkah menuju Teater Besar Isi Surakarta. Maklum, sebagai orang yang berkehidupan di Kota Bandung-Jatinangor yang biasanya siang hari masih bisa diselingi dengan semilir angin sepoi-sepoi pastinya terasa tersiksa jiwa dan raga menghadapi panas terik yang tak berkemanusiaan ini.