Impresi Awal Drama Korea Pegasus Market (2019)

Poster Pegasus Market (2019)

Drama korea Pegasus Market (2019) diangkat dari webtoon yang mengisahkan lika liku kehidupan para pegawai di pasar terbengkalai bernama Cheonrima Mart.

Alkisah, Jung Bok-Dong (diperankan Kim Byung-Chul) dipaksa menjadi presdir Cheonrima Mart setelah gagal melihat peluang pasar global. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan jabatannya turun drastis, namun juga karirnya dipaksa untuk tamat.

Tak terima, Bok-Dong lalu berencana menghancurkan Cheonrima Mart dengan membuat segudang peraturan yang aneh, impulsif dan arogan. Tetapi entah bagaimana semua usahanya itu malah membuahkan satu hal: Cheonrima Mart menjadi populer dan meraih keuntungan besar.

Dikemas sederhana dan komikal, drama terbaru tvN ini tidak hanya menggemaskan dan mengocok perut kita tapi juga nyatanya turut menyampaikan nilai-nilai kemanusian menyangkut kondisi ketenagakerjaan di Korea Selatan.

Berikut ini sejumlah alasan mengapa drama korea Pegasus Market tidak boleh kamu lewatkan!

Diversitas Karakter: Dari Unik Hingga Nyeleneh

Lee Dong-Hwi dalam Pegasus Market
Lee Dong-Hwi dalam Pegasus Market (2019)

Salah satu keunggulan di dalam drakor ini adalah beragamnya sejumlah karakter yang unik dan khas.

Pertama, di Cheonrima Mart kita akan berkenalan dengan tokoh manajer, Moon Suk-Goo (diperankan Lee Dong-Hwi) yang naif dan polos. Ia berkomitmen untuk meraih kesuksesan dengan cara yang lurus dan aman, bahkan kalau bisa tanpa perlu menyakiti banyak pihak. Si Manajer ini condong rasional dalam melihat bisnis sehingga sering bertengkar dengan Bok-Dong. Tetapi setiap melihat aksi Bong-Dong yang berhasil meraih pasar, ia pun lambat laun mulai menganguminya.

Jung Hye-Sung dalam Pegasus Market (2019)

Kedua, ada tokoh Jo Mi-Ran (diperankan Jung Hye-Sung), auditor yang dikirim tokoh antagonis kita yakni Kwon Young-Goo (diperankan Park Ho-San). Mi-Ran bertugas untuk mengirimkan segala informasi terkait Cheonrima Mart. Sayangnya, Mi-Ran malah mengkhianati Young-Goo karena melihat potensi berkawan dengan Bok-Dong lebih menguntungkan.

Selanjutnya ada karyawan-karyawan menggemaskan dengan latar belakang yang sangat nyeleneh:

Pegawai Pegasus Market
Dari kiri ke kanan: Jung Min-Sung, Kim Gyu-Ri, Kang Hong-Suk, dan Kim Ho-Young dalam Pegasus Market (2019)

Ada Choi Il-Nam (diperankan Jung Min-Sung), mantan bankir yang di-PHK karena krisis moneter. Lalu, Jo Min-Dal (diperankan Kim Ho-Young), vokalis band tidak terkenal yang harus menghidupi istri dan anak tunggalnya. Selanjutnya, Oh In-Bae (diperankan Kang Hong-Suk), preman pasar yang tiba-tiba dipekerjakan tanpa sebab. Terakhir paling janggal adalah Bpayajok Jokjang Pielleggu (diperankan Choi Kwang-Je), ketua suku Bbaya. Tidak hanya si ketua suku saja bahkan sampe 10 anggota suku juga diperkerjakan. Semua ini dilakukan Bok-Dong semata-mata agar bisnis Cheonmari Mart gulung tikar.

BACA JUGA  Review Drama Korea Graceful Family (2019)

Di episode 3 kemudian, kita bahkan mendapatkan karyawan baru lagi yakni Ko Min-Joo (diperankan Kim Gyu-Ri), seorang anak perempuan yang meminta kepada Bok-Dong agar mempekerjakan mendiang ayahnya. Ia takut sang ayah tidak tenang di alam baka karena sepanjang hidupnya tidak pernah mendapatkan pekerjaan. Bok-Dong memutuskan tidak hanya mempekerjakan (dan sekaligus menggaji) ayah Min-Joo namun turut merekrut Min-Joo juga.

Jalan Cerita: Menabrak Pakem Logis

Choi Kwang-Je dalam Pegasus Market (2019)

Deskripsi singkat yang bisa menjelaskan jalan cerita drama korea Pegasus Market adalah: tidak logis sama sekali!

Kalau kamu mencari drama yang mengikuti pakem atau komedi-komedi standar jangan harap akan mendapatkan itu semua di drakor ini karena semua di Cheonmari Mart ini sifatnya manasuka.

Contohnya, adegan ketika Pielleggu dan In-Bae memperebutkan posisi ketua serikat pekerja. Alih-alih bermusyawarah, mereka berdua malah berduel adu hantam dengan gaya bertarung sangat nyeleneh.

Atau cukup saja melihat di adegan pembuka kala Bok-Dong menolak pandangan bisnis penumbuh rambut khusus mobil. Ketika ia menolak keras opini itu, ternyata bisnis penumbuh rambut sukses besar dan digemari oleh banyak pemilik mobil.

Begitu banyak adegan-adegan yang menabrak pakem logis ditambah mengadopsi sejumlah adegan dalam film-film Hollywood. Misalnya adegan Bok-Dong berdansa bak adegan Ema Stone dan Ryan Gosling berdansa di La La Land. Atau mengambil inspirasi dari lagu Baby Shark.

Semua hal itu ada dan jika kamu memiliki referensi yang cukup, tak mengejutkan adegan-adegan konyol itu membuat kamu tertawa terpingkal-pingkal!

Nilai Sosial dan Masyarakat Mutakhir                           

Kim Byung-Chul dalam Pegasus Market
Kim Byung-Chul dalam Pegasus Market (2019)

Di balik komedi dan cerita nyeleh itu ternyata ada satu benang merah yang bisa ditarik dalam drama korea Pegasus Market yakni mengkritik kondisi ketenagakerjaan di Korea Selatan.

BACA JUGA  Rekomendasi Drama Korea 2018 Terbaik (Bagian 1)

Lewat tokoh Moon Suk-Goo, kita bisa simpatik melihat dirinya yang berjuang habis-habisan demi mendapatkan pekerjaan. Bahkan sampai mengalienisasi dirinya. Ia tak punya satu pun teman untuk berbagi karena hidupnya dihabiskan untuk belajar dan belajar.

Begitupula latar belakang tokoh Min-Joo yang menceritakan perjuangan ayahnya mendapatkan pekerjaan. Jika kamu penggemar drakor tentu sudah sering menonton tayangan yang mengangkat masalah serupa.

Lewat si ketua suku Bbaya, kita juga bisa melihat pendatang yang seringkali dipinggirkan dan diasingkan. Karena dianggap ‘berbeda’ mereka kemudian menjadi sulit mendapatkan pekerjaan.

suku Bbaya sebagai Troli Manusia
suku Bbaya sebagai Troli Manusia

Meskipun di sisi lain, drama korea Pegasus Market juga stereotip dalam menggambarkan suku pedalaman yang seolah tidak bisa beradaptasi dengan kota metropolitan. Berbagai atribut yang tampak ‘natif’ dan ‘asing’ itu dilekatkan pada suku Bbaya bahkan mereka pun dijadikan troili berjalan.

Entah apa maksudnya: apakah mengkritik penjajahan atau malah kembali menjadikan ‘etnik’ sebagai komiditas atau nilai jual Cheonmari Mart. Ini saya kembalikan kepada penonton. Tentu tidak ada satu pun serial drama dan film yang sempurna.

Akhir kata, Pegasus Market adalah drama komedi yang sangat menghibur dan membuat kita rileks sejenak dari penatnya hidup.

Leave A Response

Leave a Reply

Close
%d bloggers like this: