Review Drama Korea At Eighteen (2019)

Review Drama Korea At Eighteen

Drama korea At Eighteen (2019) mengisahkan kompleksnya kehidupan tiga anak SMA yang dipenuhi tekanan sosial, orang tua dan juga perisakan.

Alkisah, Choi Joon-Woo (diperankan Ong Seong-Wu), dipindah paksa dari SMA nya karena kasus pencurian dan kekerasan. Ia menutupi kejadian sebenarnya untuk melindungi sahabatnya. Lalu Soo-Bin (diperankan Kim Hyang-Gi), adalah salah satu siswa terbaik di SMA tempat Joon-Woo pindah namun di balik itu ternyata ibunya mengontrol kehidupannya. Terakhir, ada Ma Whi-Young (diperankan Shin Seung-Ho), siswa nomor satu yang menderita gangguan kecemasan. Hidupnya dipenuhi ketakutan menjadi tidak sempurna akibat perangai ayahnya.

Drama terbaru JTBC ini menggambarkan bagaimana masa-masa terbaik seorang remaja umumnya diterpa hujaman tuntutan dari orang tua: untuk menjadi seorang anak yang berbakti dan sukses. Demi orang tua bukan dirinya. Dan tak jarang, anak dipaksa dibungkam mimpinya.

At Eighteen memberikan cerita yang tidak sekedar pilu untuk dilihat tetapi juga terkadang bisa begitu manis dan kuat.

Manis Getir Masa Remaja

Kim Hyang-Gi dalam Drama Korea At Eighteen

Sebagaimana judulnya drakor ini mengangkat polemik siswa di Korea yang seringkali dipaksa orang tuanya untuk masuk ke universitas unggulan. Bagaimanapun caranya.

Ide besarnya cukup sama dengan Sky Castle (2018-2019) yaitu mempersoalkan Seoul National University sebagai kampus idaman dan terbaik.

Namun jika mengharapkan banyak kisah-kisah skandal yang dilakukan oleh para siswa tampaknya drama korea At Eighteen tidak mengambil jalur yang sama karena berfokus pada cinta segitiga antara Joon-Woo, Soo-Bin dan Whi-Young. Kita setidaknya dapat merasakan pahitnya ditolak dan juga masa-masa mengenal cinta untuk pertama kalinya.

Meskipun begitu Yoon Kyung-Ah selaku penulis tetapa piawai meramu naskahnya terutama perseteruan antara Soo-Bin dan ibunya, Yoon Song-Hee (diperankan Kim Sun-Young). Konflik di antara mereka sangat kentara:

BACA JUGA  Impresi Awal Drama Korea The Great Show (2019)

Soo-Bin merasa dirinya tidak mampu masuk ke Seoul National University namun tidak mempermasalahkan itu selama ia bisa masuk ke jurusan yang diinginkannya. Sementara Song-Hee menolak gagasan itu dan berambisi untuk memasukkan anak perempuannya ke kampus itu bagaimana pun caranya meski mesti menjilat ibu Whi-Young, Jung Young-Joo (diperankan Park Geum-Ja).

Apa yang Spesial?

Drama Korea at Eighteen.

Bisa dikatakan nyaris tidak ada yang spesial dari drama korea At Eighteen. Hal-hal yang bisa membuat penonton terlena barangkali adalah dari kepiawaian akting para pemain, terutama Kim Hyang-Gi. Ia sendiri bisa dikatakan veteran dalam dunia akting berbeda dengan lawan mainnya yaitu Ong Seong-Wu dan Shin Seung-Ho.

Sebagai genre drama-romantis juga bisa dikatakan secara menyeluruh drakor ini begitu sederhana. Tapi sederhana ini kemudian menjadi unik dan enak ditonton karena tata kamera, alur cerita, dan dialog yang semuanya serba pas.

Adanya figur bapak guru Oh Han-Kyeol (diperankan Kang Ki-Young) juga semakin menambah hangat dan cair suasana drama (dan kelas). Setidaknya para siswa ini memiliki tokoh yang netral meski terkadang terlihat naif.

Akhir kata, drama korea At Eighteen adalah tontonan pelipur lara yang sulit untuk ditolak.

Leave A Response

Leave a Reply

Close
%d bloggers like this: