Review Drama Korea Diary of a Prosecutor (2019)

Cover Review Drama Korea Diary of a Prosecutor

Drama korea Diary of a Prosecutor (2019 – 2020) mengisahkan kehidupan sehari-hari para jaksa di kantor cabang kejaksaan Jinyeong yang jauh dari huru hara kasus kriminalitas berat. Namun kehidupan para jaksa tersebut mendadak berubah ketika Cha Myung Joo (diperankan Jung Ryeo-Won), jaksa teranyar asal Seoul dikirim ke Jinyeong.

Sementara itu, Lee Sun-Woong (diperankan Lee Sun-Kyung), salah satu jaksa asal Jinyeong ternyata sealumnus dengan Myung-Joo. Mereka berdua kemudian kerap kali bertikai karena adanya perbedaan prinsip hidup. Hal ini lambat laun mulai menyebabkan kegaduhan dan kekacauan di kantong Jinyeong.

Drama terbaru JTBC ini diangkat dari kumpulan esai karya Kim Woon. Sedikit berbeda, drakor ini lebih memusatkan perhatian pada keseharian para jaksa ketimbang kasus-kasusnya.

Berikut sejumlah alasan mengapa Diary of Prosecutor layak untuk ditonton!

Kasus-Kasus yang Aneh

Tokoh Utama: Lee Sun-Woong (kiri) dan Cha Myung Joo (kanan)

Sungguh bertolak belakang dengan drama korea bertemakan serupa yang condong mengisahkan perseteruan antara jaksa yang telah menjadi budak kekuasaan (antagonis) dengan jaksa sebagai orang suci yang menumpas kejahatan (protagonis), drama korea Diary of Prosecutor malah menceritakan ragam kasus yang terjadi di sekitar kita.

Misalnya, kasus penipuan melibatkan praktik paranormalisme. Di episode pertama dikisahkan para jaksa termakan oleh tipu daya dukun yang berpura-pura kesurupan. Berbagai kasus seru dan terduga tersebut yang bisa membuat penonton betah menantikan drakor ini.

Para Jaksa dengan Karakter yang Unik

Tokoh Jaksa dalam Diary of a Prosecutor
Tokoh Jaksa dalam Diary of a Prosecutor (2019)

Hal paling menonjol lainnya dari drakor ini selanjutnya adalah keenam tokoh jaksa dengan karakter yang sangat beragam dan unik:

Pertama, Lee Sun-Woong adalah jaksa yang tidak memiliki hasrat kesuksesan dan “ahli memohon”. Kedua, Ryeo-Won adalah jaksa elit yang terobsesi melakukan segala cara untuk kembali ke kantor pusat. Ketiga, Cho Min-Ho (diperankan Lee Sung-Jae), Kepala Departemen Kriminal Dua yang berusaha keras agar selalu tampak muda, tetapi seringkali usahanya itu berujung memalukan.

Keempat, Hong Jong-Hak (diperankan Kim Kwang-Kyu), jaksa yang tergila-gila dengan undian loterai. Kelima, Oh Yoon-Jin (diperankan lee Sang-Hee), jaksa Unit Kejahatan Kekerasan yang kini harus bertarung dengan bayi-bayinya. Dan terakhir, Kim Jung-Woo (diperankan Jeon Sung-Woo), jaksa muda yang tak tahu apa-apa. Meski memiliki perbedaan tapi nyatanya ke enam jaksa ini sama-sama memiliki satu visi, yakni menjunjung tinggi keadilan.

Hubungan dan interaksi para keenam jaksa ini lah nantinya yang menjadi unsur komedi terkuat dalam Diary of Prosecutor.

Cerita Sederhana

Jangan membayangkan drama korea Diary of Prosecutor akan dipenuhi atmosfir tegang saat adegan mengungkapkan kasus-kasus kriminal, malah yang ada drakor satu ini condong ingin menyatakan bahwa “jaksa juga seorang manusia”.

Jaksa sering kali harus membagi waktu antara kerja dan menemukan cinta. Jaksa sering kali harus jauh dari keluarga demi pekerjaannya. Jaksa pun sering kali terbuai oleh ketamakan sesaat.

Hal-hal sederhana dan bisa ditemui sehari-hari kemudian dikemas oleh drakor ini menjadi sangat hangat.

Leave A Response
Giaji

Giaji

A 20-something who loves writing and watching mostly k-dramas. Apart from tv and movie reviews, I also talk and discuss about cultural and media issues. If you find my blog useful and helpful don't forget to subscribe. Thanks for reading!

Leave a Reply

Close
%d bloggers like this: