Review Drama Korea My First First love (2019)

Sebagaimana judulnya, drama korea My First First Love (2019) mengisahkan tentang pahit manis dan getir cinta pertama. Alkisah, Song Yi (diperankan Jung Chae-Yeon) dan Tae-O (diperankan Ji Soo) adalah sahabat sejak kecil. Song Yi memiliki karakter yang individualistis sementara Song-Yi condong berlawanan dengannya.

Nyatanya, sifat bertolak belakang itu tidak melunturkan keakraban mereka. Sehari-hari Tae-O selalu mengantarkan sahabatnya itu ke kampus dan semua ini berubah ketika deklarasi: ia akan segera memiliki seorang pacar.

Song-Yi enggan menanggapi imaji-imaji sahabatnya yang bebal itu karena ia sendiri tengah memiliki masalah, yaitu rumahnya disita oleh bank dan tengah dilelang. Ibunya meninggalkannya begitu saja tanpa sepersen pun uang. Tae-O tidak mengetahui hal itu. Mereka sedari awal telah digambarkan hidup di dua dunia yang berbeda.

Alih-alih berfokus kepada nestapa hidup masing-masing karakternya, drama korea My First First Love tampak hanya ingin mempersoalkan balada cinta pertama dan cinta segitiga. Tae-O tidak pernah mengetahui bahwa Song-Yi pernah naksir dirinya. Begitupula sebaliknya. Sampai ketika Do-Hyun (diperankan Jin Young), sahabat Tae-O muncul dan mulai naksir Song-Yi.

Tae-O dan Katastrofenya

Review Drama Korea My First First Love Netflix

Ini kisah tentang malapetaka yang mesti dihadapi Tae-O. Pada suatu malam, ia menemukan empat orang berdiri di depan rumahnya: Song-Yi dan Do-Hyun, juga Ga-Rin (diperankan Choi Ri) dan Hoon (diperankan Kang Tae-Oh). Kecuali Do-Hyun, semuanya tampak tidak karuan. Tidak butuh waktu lama untuk kita tahu bahwa mereka-mereka yang tidak karuan itu hendak menetap sementara di rumah Tae-O.

Tae-O yang hidupnya serba enak itu mendadak harus menghadapi katastrofe dan itu semua melibatkan teman-teman dekatnya. Song-Yi dipaksa keluar dari rumahnya, Ga-Rin kabur dari kekangan ibunya, dan Hoon memutuskan kabur dari rumah karena selalu dicap gagal dan dilarang mengejar mimpinya sebagai musisi. 

Song-Yi paling tahu sahabatnya itu ogah dengan suasana yang karut marut maka ia enggan mengutarakan permasalahanya dan memilih untuk berakhir di jalanan saja. tak terduga, hidupnya kemudian selalu bersinggungan dengan Do-Hyun, entah itu di kantor polisi, mini market hingga perpustakaan sekolah. Begitulah cinta, selalu datang tanpa pernah diminta.

BACA JUGA  Rekomendasi Drama Korea 2018 Terbaik (Bagian 2)

Kemalangan Tae-O tidak berhenti sampai di situ, ia tengah kasmaran dengan seniornya, Ryu Se-Hyun (diperankan Hong Ji-Yoon), yang ternyata memiliki rekam jejak sebagai seorang peselingkuh. Apesnya lagi, rumah yang ditempati oleh Se-Hyun adalah bekas rumah Seong-Yi.

Do-Hyun dan Song-Yi

Do-Hyun dan Song-Yi Review Drakor My First First love

Mudah untuk diprediksikan bahwa Do-Hyun dan Song-Yi akan berakhir menjadi seorang kekasih. Namun ini bukan tanpa hambatan. Menariknya, dalam drakor My First First Love semua hambatan hubungan mereka yang terlihat simple itu sebenarnya tidaklah sederhana. Parahnya, terkadang mesti berurusan dengan Tae-O.

Ibu Song-Yi ternyata meninggalkan setumpuk utang kepada ayah Tae-O begitupula ayah Do-Hyun, tidak mampu membayar biaya sewa toko. Keduanya dilanda masalah keuangan dan muaranya sama yaitu keluarga Tae-O. Tapi drakor original Netflix ini enggan untuk berlarut-larut dalam kesedihan ataupun intrik antar sahabat.

Toh akhirnya, Do-Hyun dan Song-Yi berhasil menyelesaikan masalah mereka secara dewasa dan ini yang membuat saya sulit untuk tidak “shipping” hubungan mereka. Masalahnya lalu mereka lalu memutuskan untuk merahasiakan hubungan percintaan itu kepada Tae-O.

Ga-Rin dan Hoon

Ga-Rin-dan-Hoon-Review-Drakor-My-First-First-Love

Kedua tokoh pendukung ini belum memiliki peran yang banyak pada musim pertama drama korea My First First Love. Tapi setidaknya kita sudah tahu, Hoon yang memilih untuk menyimpan rahasia Ga-Rin itu mulai naksir diam-diam. Entah ia sadari atau tidak.

Walaupun sedikit annoyed dengan sikap mereka berdua yang terlalu enerjik dan optimis tapi toh sulit juga untuk tidak bersimpati dengan hidup mereka.

Bayangkan, Ga-Rin seumur hidupnya tidak pernah bisa leluasa pergi kemana-mana. Seremah temeh untuk mencoba makanan di pinggir jalan pun tak pernah dilakukannya. Semua kegiatannya dikontrol dan dikendalikan oleh ibunya. Begitu pula Hoon, memiliki mimpi dan niat tapi tidak difasilitasi orang tuanya. Padahal mereka berasal dari keluarga berada namun sama-sama terasingkan. Di tengah kenestapaan itu, mereka memilih untuk bergerak melihat ke depan tidak peduli rintangan apa yang mesti dihadapi.

Realitas Keluarga

Lewat premis cinta pertama itu, drakor Netflix ini memiliki isu-isu tentang dinamika relasi tidak setara antara orang tua dan anak. Realitas Do-Hyun dan Song-Yi adalah kenyataan yang mesti dihadapi segenap anak kurang beruntung di dunia ini, di mana uang dan privilese adalah segala-galanya dan mereka berdua tidak memiliki itu.

BACA JUGA  Review Drama Korea Possessed (2019)

Begitupula kondisi Ga-Rin dan Hoon adalah sedekat-dekatnya fakta bahwa memiliki uang sekalipun bukan berarti menggenggam dunia. Dalam kasus mereka, anak harkatnya adalah milik orang tua. Mutlak dan absolut.

Di balik soundtrack dan scoring yang lucu menggemaskan itu, drama korea My First First Love sedang mempertontonkan: menjadi anak itu tidak akan pernah bebas, selalu terikat dalam kekangan orang tua: entah itu dosa masa lalu hingga ambisi-ambisinya. Anak dalam drama korea ini bernasib sial karena mesti memikul lara orang tuanya, dan untuk bertahan hidup terkadang cara wajar tidak pernah cukup.

Cerobohnya, penulis (Kim Ran) dan sutradara (Oh Jin-Seok) tidak menawarkan jawaban atas persoalan seorang anak. Drama korea My First First Love hanya mempertontonkan realitas itu tanpa menawarkan alternatif cerita sama sekali. Saya kira lewat Tae-O kita seharusnya bisa belajar mengenai persoalan hidup.

Sejatinya, Tae-O adalah yang paling beruntung. Lihatlah, ia tidak perlu bingung tinggal di mana karena telah diberikan rumah dan juga berbekal informasi di musim pertama drakor ini, Tae-O tampak tidak dipaksa mengikuti ambisi orang tuanya. Latar belakangnya yang penuh privilese itu seharusnya justru bisa menjadi jembatan unKuk memahami isu-isu keluarga dan lebih kuat menarasikan kehidupan empat karakter lainnya.

Drama korea My First First Love merupakan remake dari serial jepang berjudul Because It’s My First Time. Musim keduanya akan segera tayang pada tanggal 26 Juli 2019. Semoga nanti akan ada banyak isu-isu yang dieksplorasi oleh kreatornya.

Leave A Response

Leave a Reply

Close
%d bloggers like this: