Review Drama Korea Record of Youth (2020)

KukuhGiaji_Review Drama Korea Record of Youth (2020)

Drama Korea Record of Youth (2020) menceritakan kehidupan dan perjalanan karir Sa Hye-Jun (Park Bo-Gum), seorang laki-laki yang berprofesi sebagai model, tetapi memiliki mimpi untuk menjadi aktor. Sayangnya, latar belakang dan status ekonomi keluarga Hye-Jun membuatnya kesulitan untuk menggapai mimpi tersebut.

Bertolak belakang, sahabatnya, Won Hae-Hyo (Byeon Woo-Seok) merupakan model papan atas yang berasal dari keluarga kaya raya dan tanpa sepengetahuan Hae-Hyo, ia mendapatkan banyak dukungan dari ibunya, Kim I-Yeong (Shin Ae-Ra) seperti membeli followers media sosial hingga menyuap orang-orang berpengaruh di industri hiburan.

Pada suatu hari, Hye-Jun dan Hae-Hyo bertemu dengan An Jeong-Ha (Park So-Dam), seorang penata rias yang diam-diam merupakan penggemar berat alias fangirl Hye-Jun.

Sejak saat itu, ketiganya pun mulai terlibat dalam hubungan cinta segitiga, yang dimana Hye-Jun dan Jeong-Ha menyukai satu sama lain, sedangkan Hae-Hyo adalah tokoh pendukung pria yang mengalami cinta bertepuk sebelah tangan.

Namun, drama Korea Record of Youth tidak hanya berkutat pada persoalan cinta segitiga saja, melainkan lebih daripada itu, drama ini juga membahas mengenai perjuangan dan semangat anak muda dalam menggapai mimpi-mimpinya yang dihalang-halangi oleh umur, keluarga, dan status sosial.

Record of Youth dan Sulitnya Menggapai Mimpi

Dari Kiri: Hae-Hyo (Byeon Woo-Seok), Jeong-Ha (Park So-Dam), dan Hye-Jun (Park Bo-Gum)

Bagi sebagian besar orang, meraih mimpi barangkali adalah sebuah keniscayaan. Karena itu, daripada bermimpi, lebih baik mengerjakan apapun yang sudah jelas ada di depan mata dan menghasilkan uang sebab hidup adalah soal perut. Hye-Jun, tokoh utama dalam drama Korea Record of Youth menolak cara berpikir tersebut.

Menurut Hye-Jun, hidup hanya satu kali, maka harus digunakan sebaik-baiknya. Akan tetapi, sang ayah, Sa Yeong-Nam (Park Soo-Young) tidak memahami jalan pikiran Hye-Jun tersebut. Apalagi, Hye-Jun pun harus segera memenuhi panggilan wajib militer selama dua tahun. Sementara itu, sang kakek, Sa Min-Ki (Han Jin-Hee) selalu membela cucunya, namun diam-diam juga memiliki mimpi untuk dapat bekerja kembali walaupun umurnya sudah memasuki usia 60-an.

Park Bo-Gum berperan sebagai Hye-Jun dalam Record of Youth (2020)

Umur merupakan musuh dan rintangan utama dalam Record of Youth. Melalui Hye-Jun, kita dapat berempati terhadap keputusannya untuk melaksanakan tugas wajib militer daripada mempertahankan egonya untuk menjadi artis. Hal ini dikarenakan Hye-Jun merasa bahwa waktu yang dimilikinya untuk meraih mimpi telah usai dan kini ia dihadapkan pada gagasan mengenai ‘kehidupan yang ideal’ dimana membangun keluarga dan memiliki pekerjaan layak menjadi nilai tukar untuk sebuah kesuksesan.

Tentu saja, keputusan Hye-Jun tersebut dengan cepat berubah ketika dalam sebuah adegan, ia mempertaruhkan nasibnya dengan berperan sebagai aktor pendukung dalam drama Korea produksi sutradara favoritnya. Di titik ini, konflik drama semakin memanas sebab Seong-Nam kesal setengah mati dengan pilihan jalan hidup Hye-Jun.

Dalam dimensi yang berbeda, Jeong-Ha juga mengalami rintangan untuk menggapai cita-citanya sebagai penata rias profesional disebabkan oleh Jin-Ju (Jo Ji-Seung), seniornya tidak terima kalau Jeong-Ha mulai populer di kalangan pelanggan salon tempat mereka bekerja. Kecemburuan Jin-Ju diawali dari prasangka bahwa Jeong-Ha telah melangkahi karirnya, padahal ada susunan hierarki di antara mereka berdua. Prasangka tersebut timbul karena budaya senioritas yang melekat pada kehidupan sehari-hari kita. Hal ini juga terlihat misalnya dari tokoh Kim Jin-U (Kwon Soo-Hyun) yang sering kali dirisak ketika bekerja untuk seniornya dan bahkan tidak mendapat upah layak sesuai dengan standar peraturan yang berlaku.

Park So-Dam berperan sebagai Jeong-Ha dalam Record of Youth (2020)

Drama Korea Record of Youth kemudian sering menghadirkan banyak adegan-adegan tentang perihal “umur” dan “status sosial” sebagai rintangan yang harus dihadapi oleh segenap tokoh-tokoh utamanya. Sementara itu, “keluarga” menjadi ruang yang serba tidak aman, baik itu untuk Hye-Jun, Jeong-Ha, hingga Hae-Hyo sekalipun.

Hal inilah yang menjadikan Record of Youth dapat begitu menarik dan sangat relate dengan para penontonnya, terutama mereka yang tengah berjuang keras meraih mimpi dan merasa hidupnya sedang stuck di satu tempat. Drama ini terasa begitu ringan ditonton serta mengingatkan saya pada judul-judul seperti Itaewon Class (2020) dan Be Melodramatic (2019).

Adapun yang semakin membuat saya penasaran dari drama Korea Record of Youth adalah latar belakang dari sosok tokoh utama perempuannya, Jeong-Ha yang belum terungkap hingga di episode empat.

Selain itu, hubungan percintaan antara Jin-U dengan Hae-Na (Jo Yoo-Jung) yang merupakan adik Hae-Hyo pun sangat menarik untuk diikuti karena keduanya berasal dari keluarga dengan status ekonomi yang berbeda. Akan tetapi, tak seperti drama lainnya, tokoh Jin-U dan Hae-Na sudah menyadari betul bahwa hubungan mereka tidak akan langgeng. Toh, sekali lagi, hidup memang soal pertaruhan.

Trailer – Drama Korea Record of Youth (2020)

Drama Korea Record of Youth merupakan drama besutan stasiun televisi kabel tvN yang juga disiarkan secara resmi melalui platform Netflix pada setiap hari Senin dan Selasa pukul 21:00 WIB mengantikan slot My Unfamiliar Family (2020). Drama ini direncanakan tayang mulai 7 September sampai 27 Oktober 2020.

Leave A Response
Giaji

Giaji

A 20-something who loves writing and watching mostly k-dramas. Apart from tv and movie reviews, I also talk and discuss about cultural and media issues. If you find my blog useful and helpful don't forget to subscribe. Thanks for reading!

Leave a Reply

%d bloggers like this: